Tips Memilih Pipa PVC Yang Baik dan Benar

Tips Memilih Pipa PVC – Pengadaan saluran air bersih maupun air limbah memang jauh lebih direkomendasikan menggunakan paralon pvc. Material plastik berbahan Poly Vinyl Chloride (PVC) tersebut bahkan juga kerap digunakan untuk talang air. Bukan tanpa sebab, mengingat pipa pvc sendiri merupakan material plastik yang cukup kuat dan tahan lama serta mempunyai kisaran harga jauh lebih murah daripada talang aluminium ataupun seng.

Serupa dengan pipa hdpe yang mana pipa pvc sendiri juga terdapat dalam berbagai tipe yang berbeda. Tentunya hal ini cukup penting untuk dimengerti agar tidak salah dalam memilih pipa pvc yang sesuai. Dimana paralon pvc sendiri secara umum terbagi menjadi 3 jenis yang beberapa diantaranya untuk saluran air bersih, saluran air buangan dan saluran air kotor.

tips memilih pipa pvc

Jenis Pipa Berdasarkan Saluran Air

  • Saluran Air Bersih

Untuk kebutuhan mengalirkan air bersih entah itu untuk kebutuhan memasak, mencuci maupun mandi jenis pipa pvc yang paling umum digunakan sendiri ialah tipe pipa AW. Ciri umum paralon tipe AW sendiri terdapat strip biru membujur. Banyak kegunaan pipa plastik AW, misalnya untuk menyalurkan air bersih dari toren air ke keran kamar mandi dan lain sebagainya. Ukuran pipa AW yang paling banyak digunakan masyarakat untuk menyalurkan air bersih dari toren ke keran sendiri biasanya berukuran ½ dan ¾ inch.

  • Saluran Air Buangan

Maksud untuk pengertian saluran air buangan di sini ialah untuk menyalurkan air buangan dari ruangan kamar mandi untuk kebutuhan mencuci dan mandi. Semua tergantung kebutuhan masyarakat yang mana bisa menggunakan 2 macam tipe pipa pvc yakni pipa pvc tipe AW ataupun D. Hanya saja mungkin memang tetap direkomendasikan untuk menggunakan pipa tipe AW. Bukan tanpa alasan, mengingat pipa untuk saluran air buangan dari kamar mandi kebanyakan dipendam dalam tanah, sehingga cukup beresiko jika memilih kualitas pipa pvc yang biasa-biasa saja. Ukuran pipa AW untuk saluran air buangan kamar mandi sendiri biasanya kebanyakan berukuran 2 dim atau 3 dim.

  • Saluran Air Kotor

Sedikit berbeda dengan pipa untuk saluran air kotor. Dimana pipa untuk saluran air kotor di sini dimaksudkan pipa untuk saluran pembuangan dari kloset, baik itu untuk kloset cuci piring ataupun kloset kamar mandi. Semua juga dikembalikan lagi ke selera yang mana tipe pipa untuk kebutuhan seperti ini ada 3 jenis yakni pipa tipe AW, D dan C. Untuk kualitas pipa pvc paling rendah dan mempunyai kisaran harga paling murah ialah pipa tipe C.

Tidak hanya terdapat dalam 3 tipe saja. Dimana masyarakat juga perlu mengerti mengenai macam jenis standarisasi pipa pvc yang ada di Tanah Air. Selain SNI, tentunya masih banyak standarisasi paralon pvc yang beredar di pasaran. Hal ini juga merupakan salah satu aspek penting ketika membahas mengenai tips memilih pipa pvc. Berikut 4 jenis standarisasi pipa PVC yang di Indonesia.

Jenis Standarisasi Pipa

  • Standar Nasional Indonesia (SNI)

Otoritas panitia teknis yang telah ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk berbagai industri yang berada di wilayah seluruh Indonesia. Tak terkecuali untuk merk pipa pvc sendiri yang mana sudah banyak berbagai merk yang sudah mengantongi standar SNI. Beberapa merk pipa ber-SNI sendiri ialah Rucika, Maspion, Vinilon, Power dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Harga Pipa PVC Maspion

  • Japanese Industrial Standards (JIS)

pipa pvc jis

Standarisasi yang ditetapkan oleh badan terkait untuk seluruh kegiatan produksi di Jepang. Telah dikoordinasi oleh komite standar industri Jepang yang ditetapkan oleh Japanese Industrial Standards Association (JSA) atau Asosiasi Standar Jepang. Meskipun demikian, sudah banyak berbagai pipa yang di pasaran Indonesia yang berstandar JIS.

  • British Standards (BS)

Sudah berdiri sejak 1901 dengan memaksimalkan aspek rekayasa, sistem kualitas, keselamatan, dan keamanan. British Standard Institution (BSI) mengkondisikan seluruh produksi industri barang maupun kerja di seluruh kerajaan Inggris beserta negara persemakmurannya. Pipa pvc dengan standarisasi BS sendiri mungkin sangat jarang ada di pasaran, mengingat kisaran harganya memang sedikit lebih mahal.

  • American Society for Testing and Material (ASTM)

ASTM tepatnya didirikan oleh para insinyur dan ilmuwan Amerika Serikat pada tahun 1898. Awalnya standar ini sendiri hanya digunakan standar baku untuk rel kereta api, karena pada saat itu industri rel kereta api sedang perkembang pesat-pesatnya. Bisa dibilang badan standarisasi ini juga terbilang paling tua ketimbang BS yang sudah banyak produk industri berstandar ASTM dan salah satunya pipa PVC yang beredar di negara-negara maju.

Ketahui Macam Jenis Pipa PVC Terlebih Dulu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya yang mana terdapat 3 macam tipe pipa dengan kelas dan standarisasi yang berbeda. Untuk ukuran PDAM biasanya menggunakan standarisasi SNI dan sementara itu untuk ukuran pipa PVC kebanyakan berstandar JIS. Berikut macam jenis pipa pvc berstandar JIS yang ada di pasaran.

1. PVC Kelas AW

  • Jenis paralon paling tebal
  • Pipa yang mampu menahan tekanan sampai 10kg/cm2.
  • pipa yang wajib digunakan untuk saluran bertekanan seperti dari pompa air.
  • tipe pipa yang wajib digunakan untuk kebutuhan saluran air bersih.
  • ciri umum terdapat tulisan AW dan strip warna biru disepanjang badan pipa.

2. PVC Kelas D

  • cocok digunakan untuk saluran air yang tidak begitu mempunyai banyak tekanan.
  • Pipa ini mampu menahan tekanan 5 kg/cm2.
  • estimasi biaya menggunakan pipa ini jauh lebih irit daripada pipa AW.
  • pipa yang umumnya digunakan untuk saluran air pembuangan rumah tangga.

3. PVC Kelas C

  • Jenis paralon paling tipis.
  • biasanya digunakan untuk saluran air buangan atau pembungkus kabel listrik.

Tabel Ukuran Pipa PVC Sesuai Tipe

Tebal (AW) Sedang (D) Tipis (C) Ukuran
C 5/8” 17 mm
AW 1/2″ C 1/2″ 22 mm
AW 3/4″ C 3/4″ 26 mm
AW 1″ C 1″ 32 mm
AW 1 1/4″ D 1 1/4″ C 1 1/4″ 42 mm
AW 1 1/2″ D 1 1/2″ C 1 1/2″ 48 mm
AW 2″ D 2″ C 2″ 60 mm
AW 2 1/2″ D 2 1/2″ C 2 1/2″ 76 mm
AW 3″ D 3″ C 3″ 89 mm
AW 4″ D 4″ C 4″ 114 mm
AW 5″ D 5″ C 5″ 140 mm
AW 6″ D 6″ 165 mm
AW 8″ D 8″ 216 mm
AW 10″ D 10″ 267 mm

5 Tips Memilih Pipa PVC

  • Kenali Macam Jenis dan Tipe Pipa

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa tidak sedikit jenis pipa dengan tingkat spesifikasi yang berbeda. Seluruhnya sudah pasti mempunyai sisi kekurangan dan kelebihan masing-masing. Jika semisal memilih pipa paling tipis tentu juga tidak ada salahnya, mengingat harganya sendiri memang relatif lebih murah sehingga bisa sedikit menekan biaya pengadaan saluran.

  • Pastikan Kekuatan Pipa

Selain kelas yang berbeda, setiap merk pipa yang ada di pasaran sendiri juga mempunyai tingkat perbedaan tertentu. Beberapa merk pipa pvc terkenal di Tanah Air sendiri cukup banyak mulai dari merk Rucika, Maspion, Vinilon, Power dan masih banyak lagi. Semua bisa disesuaikan sendiri, jenis pipa mana yang dinilai paling kuat dan anti timbal.

  • Sesuaikan berdasarkan budget yang dimiliki

Meskipun membeli pipa bermerk dengan kelas AW mungkin semua akan tetap percuma saja bila cara pemasangannya sendiri kurang dilakukan dengan sempurna. Maka akan hal ini mungkin akan jauh lebih baik membeli atau memilih tipe dan ukuran yang sesuai dengan biaya pengadaan yang dimiliki. Terlebih lagi pipa yang sudah berumur 3-4 tahun notabenya perlu mendapatkan perwatan dan diganti dengan yang baru.

  • Tentukan Fitting dan Jenis Perekat Yang Digunakan

Akan jauh lebih tepat jika fitting atau sambungan pipa pvc yang digunakan sendiri disesuaikan berdasarkan kelas paralon yang digunakan. Dimana fitting pipa sendiri juga terdapat dalam 3 tipe yakni tipe AW, D dan C. Untuk masalah perekat sendiri juga terdapat dalam 2 jenis yakni tipe yang hanya melekat pada bagian pipa dan fitting saja dan ada pula lem yang bekerja dengan proses kimiawi yang biasanya kerap diistilahkan solvent coment.

  • Bedakan Tipe Berdasarkan Saluran

Jenis pipa sendiri tentunya juga mempunyai manfaat yang berbeda pula. Dimana di pasaran sendiri juga terdapat pipa yang bisa menahan air panas dengan suhu 85 derajat. Pipa yang seperti ini sendiri juga kerap diistilahkan sebagai jenis pipa PPR yang notabenya jauh lebih mahal daripada pipa pada umumnya.

Pengadaan sanitasi pada bangunan sendiri memang bukan pekerjaan yang cukup mudah. Selain harus memperhatikan desain pada bangunan, pipa yang akan digunakan sendiri juga sangat berpengaruh. Tentunya hal semacam ini sendiri cukup penting untuk dimengerti bagi masyarakat yang masih awam, terlebih lagi ketika akan belanja pipa ke pihak atau toko terkait. Mungkin cukup sekian pembahasan sederhana mengenai macam jenis pipa dan tips memilih pipa pvc yang baik dan benar, semoga bisa sedikit merasa terbantu.

Kategori TIPS

Tinggalkan komentar